Perjalanan Pulang

Posted on Februari 4, 2008. Filed under: Uncategorized |

fajar.gif
foto kharis

Minggu pagi pagi sekali sekitar jam 05.12 wib saya dan kharis berangkat menuju ke desa jladri,”rencananya“,tapi di tengah perjalanan saya dan kharis mampir kesebuah tempat wisata yang ada di desa tambak mulya,kec.puring,kab kebumen.tepatnya di pantai soe woek

.

Pagi sekali saya dan kharis sampai di pantai soe woek,di pantai baru beberapa orang saja yang berkunjung,paling baru para pedagang pantai yang sibuk menyiapkan dagangannya.saya dan kharispun menuju tepi pantai,tapi tidak ke pasirnya saya dan kharis menikmati indahnya pantai dari tatanan batu yang melintang ke tengah laut.begitu indah sekali mentari pagi hari itu,kebetulan cuaca pagi hari itu cerah jadi pemandangan mentaripun indah sekali.disitu kharis melakukan kegiatannya “mengambil gambar pemandangan di sekitar pantai soe woek”.

Datang seorang teman,dia bernama manding,…..

Saya bertanya: Gimana kabar desa jladri…….?

Manding menjawab: Tidak ada kabar apa apa.

Saya bertanya: Pemuda pernah kumpulan lagi tidak.?

Manding menjawab: Tidak pernah.

Manding bertanya: Baru pulang kapan man……?

Saya menjawab: Baru tadi pagi,malah saya belum sampai rumah,malah mampir ke sini.

Perbincangan saya dengan mandingpun terpotong karena manding ternyata ada janjian sama cewenya.suasana semakin siang semakin rame,pesisir pantaipun di hiasi para pengunjung,tiba tiba kharis memanggil saya,

Kharis berkata: man mau foto tidak………..?

Saya jawab: tidak,kamu aja sinih aku yang moto.

Akhirnyapun saya memoto kharis,dengan berbagai posting kharis bergaya,saya ambil dari sudut kanan,sudut kiri,sudut depan,pokoknya sebagus mungkin permintaan kharis,katanya sih fotonya mau buat di masukin blognya.

Setelah selesai foto foto saya menuju ke tempat pemandian”kolam renang“.di situ saya ketemu pemilik kolam yang sedang mengisi kolam itu dan ketua karang taruna wilayah soe woek.dia bernama Muhroji ,dia juga salah satu temenku biasa main bola bareng,disitu saya di tanya sama muhroji,….

Muhroji bertanya: Motret saya buat apa man……….?

Saya jawab: Buat iseng aja “saya berusaha menyembunyikan tujuan saya” tapi muhroji tidak percaya.

Muhroji menebak: Buat bikin sekripsi ya….?

Saya jawab: Tidak “masih menyembunyikan tujuan saya“.

Setelah perbincangan itu selesai dan saya juga sudah selesai memotretnya saya menuju ke sebuah warung,warung itu biasa saya makan dan ngopi kalau saya berkunjung ke pantai soe woek,saya tidak tau nama ibu penjual itu tapi saya tau nama anaknya,penjual itu ibunya iin,bukannya saya mampir ke situ karena ada cewenya,tapi memang ibunya iin orangnya ramah dan baik hati,kalo para pengunjung blog ini penasaran silahkan aja mampir ke warungnya ibunya iin.

Di pantai soe woek kebanyakan bahkan mayoritas pedagangnya perempuan”Ibu Ibu“.di situ saya dan kharis ngobrol masalah gender,ternyata seorang perempuan juga bisa melakukan apa yang kebanyakan di lakukan oleh kaum adam.memang kadang kaum hawa di kebelakangkan,tapi pada kenyataannya kaum hawapun bisa melakukan apa yang kaum adam lakukan.di situ kharis menyimpulkan perbedaan perempuan dan laki laki.kesimpulan kharis perbedaannya pada jenis kelamin saja,tidak lebih dari itu.

Setelah lama berbincang bincang antara saya,kharis dan ibunya iin ,akhirnya saya dan kharis melanjutkan perjalanan menuju ke desa jladri tempat tinggal saya.

Bukannya saya dan kharis langsung menuju kerumah tapi malah mampir lagi di jembatan perbatasan soe woek dengan jladri.saya dan kharis disitu cuma memotret pemandangan yang bagus buat ngisi blognya masing masing.setelah foto foto selesai saya dan kharis melanjutkan perjalanan,saya dan kharispun masih mampir lagi di warung temenku,temenku bernama sulung,sulung sedang menata tamnaman hiasnya dan di lanjutkan membuka toko pupuknya.di situ saya dan kharis juga masih melakukan hal yang sama “moto moto”.

Setelah berbincang bincang sejenak dengan sulung akhirnya saya dan kharis menuju rumah tinggal saya,sesampai di halaman rumah saya,saya dan kharis di sambut keponakan saya yang masih berumur 2 th.

Saya dan kharispun turun dari sepeda motor lalu istirahat di depan rumah,di sebuah bangku yang terbuat dari bambu.cape sekali hari ini,perjalanan dari kebumen ke desa jaldri bisa 3,5 jam,padahal kalau langsung menuju rumah paling 0,5 jam saja.tapi mengsyikan juga sih…………….

Iklan

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: